KASUS :
Ratna berusia 10 tahun seringkali mengeluhkan akhir-akhir ini melihat seorang anak perempuan kecil yang mengikutinya ke mana saja ia pergi. Ratna bahkan seringkali terlihat sedang bercakap-cakap degan anak kecil tersebut. Anak kecil itu seringkali memberitahu Ratna akan situasi-situasi bahaya yang akan dihadapi di depannya. Orangtua Ratna merasa takut dengan perilaku anaknya terseb. Orangtua Ratna sangat berharap perilaku anaknya akan berubah. Keluarga pernah membawa Ratna ke seorang Kyai dan beliau mengatakan bahwa Ratna memang memiliki kemampuan ‘indera keenam’ sehingga dapat melakukan interaksi dengan makhluk gaib.
HASIL ANALISA :
Pada artikel sebelumnya telah di utarakan kriteria-kriteria dalam menentukan perilaku seseorang dapat dikatakan abnormal atau tidak. maka dapat disimpulkan secara umum bahwa ratna tergolong memiliki tingkah laku abnormal. hal ini dilihat dari umur ratna yang telah menginjak umur 10 tahun, pada teori perkembangan yang dikemukakan oleh jean piaget, seseorang yang berumur 10 tahun sudah tergolong kedalam tahap perkembangan kognitif operasional konkret. pada tahap ini seorang sudah mampu secara logika. sehingga secara umum (tidak dapat distatistikan, karena tidak ada data relevan), sudah dapat membedakan teman yang sesungguhnya dan tidak. maka secara konsep sosial-kultur dan secara statistikpun sudah diluar dari kurva normal, maka perilaku yang dilakukan oleh ratna tidak pada umumnya. selain itu, dalam ciri-ciri perilaku abnormal, hal ini sudah termasuk kedalam ciri konsep patologis dimana seseorang sudah mengalami ilusi. bila kita melihat lebih dalam dengan konsep distress, perilaku yang dilakukan oleh ratna sudah mengganggu dirinya karena ratna juga sering mengeluh diikuti kemana saja dengan gadis tersebut dan orang-orang disekitarnya terutama orang tua juga merasa terganggu dan khawatir terhadap perilaku yang dilakukan oleh ratna. akan tetapi, apabila kita melihat kultur yang lebih luas dan kemungkinan yang lain seperti kemampuan indra keenam, maka kuranglah memadai karena apabila seseorang memiliki kemampuan indra keenam seperti melihat makhluk lain tidak hanyalah satu, dan selain itu dapat juga diidentifikasi sejak dini dimana prosesnya berlangsung sejak kecil. sehingga secara garis besar, perilaku ratna sudah tergolong kedalam perilaku abnormal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar